Jumat, 23 Mei 2014

Untitled

Siapa yang pernah menyangka takdir Tuhan? tidak seorangpun, termasuk aku. Aku hanya berjalan sesuai apa yang seharusnya ku lakukan, hanya menuruti kata hatiku. Namun ternyata kehidupan manusia ada yang mengatur. Aku tidak pernah menyangka akan jadi seperti ini. Mungkin bagi sebagian orang masalah mereka lebih berat, dan permasalahan ini hanya sebagian sangat kecil dalam luasnya hidup. Tapi pada kenyataannya aku tak cukup kuat menyelesaikan semua ni sendiri. 

Keluargaku, keluarga yang sangat amat bahagia, saling menyayang, dan kami semua periang. Begitu kira-kira kelihatannya, dan itu memang benar adanya. Namun ada masalah lain yang bagi sebagian orang bukan masalah, malah menjadi beban di keluarga kami. Hampir pecah kepalaku berfikir tentang itu semua, air mata tak berhenti menangis, namun aku cukup malu untuk menanis di sepan orang yang mengenalku sebagai sosok keras kepala dan periang. Habis sudah hatiku kesana-kemari menahan letupan yang seperti memberontak ingin keluar. Mungkin aku terlalu berlebihan menjalani semua ini, tapi kurasa mentalku cukup kesulitan menghadapi semua. Aku benar-benar jatuh. 

Ini bukan sebuah curahan hati atau keluhan, aku hanya bingung, tak punya orang yang kupercaya untuk menyelesaikan semua. Hati, akal, fikiran, aku sedikit mulai lelah. Semoga semua bisa memperkuatku. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar